Management Gudang

Meski baru kecil kecilan, usaha kalau di jalankan dengan cara profesional, enaaaaak banget system kerjanya.
Misalkan, stock bahan, memang tidak perlu gudang besar untuk menyimpan bahan baku, tapi karena itemnya banyak, perlu juga di atur rapi dan di data, supaya jangan sampai saat ada pesenan mendadak, eh…. yang ini habis, yang itu kurang, mau beli, tokonya udah tutup.
 
Karena rumah kami yang mungil, sekaligus jadi dapur dan gudang peralatan dan bahan, mesti pinter pinterlah ngatur semua agar sistematis dan semua tersedia.
 
Bahan baku kue, banyak pernak perniknya, dan aneka macam cara penyimpanannya. Ada yang boleh berdekatan, ada yang tidak, karena takut terkontaminasi aromanya.
Bahan baku kue, di pilah jenisnya, dan di kelompokkan. Yang butuh space lebih banyak, dan yang pernak pernik.
lalu pernak pernik kecil dipisah lagi, menurut kegunaannya dan cara penyimpanannya.
 
Nah…kebetulan, punya banyak container yang sangat kompak dengan rak di dapur, dengan kapasitar margarine 5 kilo, pas lah ini semua buat ngatur Stock bahan selama seminggu.
 
misalkan:
1. Aneka essense, pasta dan rhum.
2. Aneka pernak pernik kering : baking powder, bread improver, Yeast, Cinnamon powder.
3. Aneka buah kering seperti sukade, kismis, cherry, kenari, almond slice.
4. Tiap jenis margarine tersimpan dalam satu container.
5. Tiap jenis tepung, terigu Cakra, Kunci, Segitiga, Maizena, Beras, Ketan, Sagu Tani, Tepung Roti.
6. Aneka cooking chocolate, yang dark, milk atau white, choco chips, aneka permen.
7. Aneka Paper Cup
8. Aneka ukuran kantong plastik kecil untuk kemasan
9. Agar-agar powder, jelly powder, Gelatin powder
10. Gula Castor, gula Palem, gula icing
11. Aneka motif cetakan Cup
12. Aneka pewarna makanan
 
Nah…yang tak kalah repot adalah menyimpan aneka bentuk loyang besar. ini bener2 makan tempat, maka tiap ambil dan mengembalikan, harus tertib, supaya tetap rapi terjaga, bentuk loyang tidak berubah, dan rak tidak berdebu, sehingga tiap menggunakan loyang, selalu dalam keadaan sudah bersih.
 
Yang tidak kalah penting, ketertiban menjaga stock juga, saat pengambilan bahan, jika telah mencapai minimal Stock, harus di catat sebagai bahan yang harus segera di beli. Maka di sebelah rak bahan, selalu tergantung kertas dan balpoint untuk mencatat pembelian bahan.
Belum sampai sedia kartu stock sih, tapi cara ini lumayan efektif.
 
duuh…senangnya kalau gudang lengkap dan rapi.
 
 
 
This entry was posted in Ngalor_Ngidul. Bookmark the permalink.

2 Responses to Management Gudang

  1. irma303 says:

    mbak jualan kue atau bahannya nih.. wah hebat cara pengaturannyaajarin dong cara menyimpan loyang kue.. pusing nih semakin banyak cetakan semakin kelimpungan mikirin bgmn cara menyimpannya

  2. elkaje says:

    irma303 said: mbak jualan kue atau bahannya nih.. wah hebat cara pengaturannyaajarin dong cara menyimpan loyang kue.. pusing nih semakin banyak cetakan semakin kelimpungan mikirin bgmn cara menyimpannya

    jualan kue Irma:-) wah…aku juga pusing loyang nih. tapi masih bisa di ringkes juga. ntar ku sharing dah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s