#14 KWB : Primadona warung : B&B

Primadona warung, adalah B&B. B yang pertama adalah Babat, namanya juga warung Babat. B yang kedua adalah Bacang. Di jaman keemasan🙂, musim bacang sama juga musim panen di keluarga kami. Ini juga diawali dari keisengan.

Suatu hari mami membeli daun bambu dan membuat bacang. Beberapa biji bacang ini laku di jual di warung. Jika ada yang supply daun bambu dan ada persediaan tali agel, maka hari sabtu akan tersedia bacang di warung. Tali agel masih harus didatangkan dari gang baru semarang. Karena di solo, jarang yang jual, kalaupun ada kwalitasnya kurang bagus (kurang kuat, kurang panjang)

Biasanya, bacang di buat di hari jumat, lalu hari sabtu pagi, segerombol bacang di gantung dengan kawat panjang yang mengkait ke atap warung, agar menjadi perhatian pengunjung.

Lama lama, bacang ini makin banyak penggemarnya, dan menjelang pehcun, para pelanggan pesan minta di buatkan bacang. Karena bacang dibuat dengan isi daging yang generous, di balut beras ketan yang seimbang. Tentu juga dengan rasa yang yahud punya.

Omset bacang di hari pehcun sangat lumayan, karena bisa menjual beberapa
ribu bacang dan kuecang. Biasanya, persiapan pehcun sudah diadakan beberapa bulan sebelumnya.

Ketan untuk kuecang sudah di beli, dan harus di pilih satu persatu. Beneran
nih…tiap butir beras ketan di pelototi satu persatu. Meski omset kuecang tak sebanyak bacang, tapi ini di buat sepenuh hati. Kuecang kami juga nggak ada yang mengalahkan di kota solo, karena kenyal, bening dan tahan lama.

Beberapa bulan sebelum hari pehcun, biasanya sambil menjaga warung, kami memegang sampul bekas buku tulis. Masa itu buku tulis tidak berwarna warni sampulnya seperti sekarang ini, tapi satu macam aja, sampul biru tua rada buluk warnanya. Sejumput beras ketan di taruh di atas kertas biru tua ini, akan terlihat jelas mana beras, mana ketan.

Buliran bening adalah beras, yang kudu di singkirkan. Sehingga ketan untuk
kwecang, beneran 100% ketan tak boleh ada campuran beras. Bahkan kalau masih ada waktu, papi masih saja mensortir ulang beras ketan ini, barangkali masih ada butiran beras yang terlewat di sortir.

Proses bikin kuecang, beras ketan di rendam air khi (air abu) sehingga warnanya kekuningan, lalu di bungkus tanpa isi apa2 lagi. Merebusnya nggak boleh kurang dari 5 jam, dalam air perebusan di campurkan binsai (nah..ini aku gak tahu bahan apa…tapi di beli di toko bahan makanan chinese)

Kuecang di jmakan dengan cara di cocol kinca atau sirup. Kuecang yang bagus, saat di buka, penampakannya kuning bening tak bercela. Jika beras ketannya bercampur beras nasi, maka penampilan kwecang akan bertotol totol kuning butek. Untuk bacang, beras ketan tak perlu di pilih seperti itu

Jika hari hari membuat bacang tiba, warung libur beberapa hari, kami pasang
meja kecil, untuk melayani orderan dan pengambilan bacang.

Merebus bacang, menggunakan tungku kayu, dengan drum sebagai alat
perebusnya. ada 4 tungku yagn di fungsikan. dan masing2 tungku di beri nama
tungku depan wetan, depan kulon, belakang wetan, belakang kulon.

Tugasku waktu itu jadi tukang ikat bacang. Bacang yang sudah di bungkus, di
ikat per 5 buah, di gunting daun yang berlebih. Beri tanda jika ini bacang
special (isi telur asin, daging potongan, daging campur tiram, bacang nasi, bacang vegetarian dsb)

Selain itu, aku paling demen packing pesanan bacang. Bacang orderan di
packing menggunakan kreneng. Bambu yang di serut tipis, di jalin menyerupai
keranjang panjang, yang bisa di kat di ujungnya.

Rasanya masa2 itu, bacangpun di palsukan, banyak yang jual bacang, dengan ngaku2, “ini bacang tentrem”. tapi yang tahu rasa, nggak akan terkecoh dengan bacang palsu.

 

This entry was posted in KWB. Bookmark the permalink.

52 Responses to #14 KWB : Primadona warung : B&B

  1. estudia14 says:

    pantesan trampil banget…. lha latihannya sudah sejak kecil ngiket bacang😀 seneng banget deh bisa belajar dari ahlinya😀😀

  2. arkusja says:

    Ada yang tahu bakcang Semarang dijual di Jkt?Rasanya bakcang Semarang (Bokoran? atau Peterongan?) sangat enak dan akan laku kalau dijual di Jkt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s