Apa itu Dosa? aaaaarrrgh… susahnya mau ngomong dosa

Pagi tadi, di kelasku, seorang anak mengambil barang temannya. Ada 3 anak yang menyaksikan dan meyakinkanku, bahwa anak tsb yang mengambilnya.

Barangnya tuh sepele, biskuit coklat yang di packing personal. Aku memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. Tidak semua anak mengerjakan tugas tsb. Hanya beberapa yang mengerjakan, dan aku beri reward biskuit coklat. Anak ini juga mengerjakan tugas, jadi, dia sendiri dapat biskuit coklat. Dan aku melarang mereka makan di kelas. Tapi tak lama, anak di seberang meja, lapor, biskuitnya hilang.

Aku tanya, dia dengan keukeuh dan tegas menjawab “TIDAK” dan matanya mampu memandang mataku. Aku minta untuk memeriksa tasnya, dia menjawab “TIDAK BOLEH, banyak barangnya, nanti berantakan”

Di satu sisi, aku harus menghargainya, tapi di sisi lain, aku harus menyelesaikan masalah ini. Jadi, aku sangat memaksa membuka tasnya.

Dan…benar, dalam tasnya, ada 2 buah biskuit coklat Anak itu harus mengembalikan, tapi mulutnya komat kamit yang aku tak tahu ngomong apa, sambil cemberut, tangannya tetap terlipat di dada, intinya, dia tak mau bergerak mengembalikan barang tsb. Aku yang mengambil dan mengembalikan barang tsb.

Selesai? tentu belum..ini baru awal.

Selesai kelas, aku ajak bicara berdua. Aku tanya, kenapa dia mengambil biskuit tsb? Karena dia sendiri punya. Dia berkali kali bilang “udah ah.. aku mau pulang.. lagian kan udah di kembalikan… lagian.. aku dah minta maaf”. Aku tanya lagi “kamu tahu, apa nama tindakan ini kalau mengambil barang tanpa ijin yang punya?”

Dengan lantang dia jawab “Dosa” Whaaaat?? anak umur 7 tahun dah ngomong dosa? aku kehilangan kata2 sesaat, karena tak tahu kalau mau ngomong dosa itu… mulai dari mana.

“Itu namanya mencuri nak.. sekarang kamu masih anak2, paling2 dapat hukuman berdiri di kelas, atau di laporkan ke mama papa. Tapi ntar kalau kamu udah lebih gede, mencuri bisa dilaporkan polisi dan di penjara” dia masih jawab “ya udah.. aku kan ndak jadi mencuri”

Meski aku menyatakan perasaan sayangku padanya, memuji kecerdasannya, dan meminta dia tidak mencuri lagi, bahkan menutup pembicaraan ini dengan pelukan sayang, hari hari mendatang, rasanya anak ini merupakan tantangan berat buatku.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

20 Responses to Apa itu Dosa? aaaaarrrgh… susahnya mau ngomong dosa

  1. Anak itu mngkin menderita kekurangan perhatian yg juga bisa berlanjut menjadi kleptomania….Harus diperhatikan dan dibicarakan dng ortunya…Memang jd guru SM tugas cukup berat! GBU!

  2. Guru sekolah minggu yang hanya mengajak anak doa, cerita alkitab dan nyanyi itu mudah. Yang scope nya sudah seperti kamu lakukan itu cuku berat sekali. Salut..Baiknya secara hati hati bicara dengan orang tuanya, karena kita bukan mau menghukun si anak tetapi memberi pengertian dan memperbaiki. GBU

  3. eddyjp says:

    Kudu cari tau bagaimana doi disekolahannnya Ne, anak sekarang memang ajaib :)))

  4. ningnong says:

    hmmm…perlu dibicarakan dengan ortunya… walaupun belum tentu mereka akan menerima… bisa aja, anak itu terlihat ‘baik’ kalau di rumah..

  5. reipras94 says:

    harus siap2 menghadapi ulah2 dia selanjutnya mbak….mungkin saja dia akan semakin merajalela nantinya….

  6. mamajos says:

    yang aku tahu, anak umur segitu, biasanya melakukannya karena butuh perhatian, dan gak tahu cara benar untuk minta perhatian. semoga tantangan ini bisa cie2 taklukkan ya…..

  7. cutyfruty says:

    Dari kecil memang harus dicegah, kalau ngga nanti gede jadi koruptor. Wah pagi-pagi mbak Ine sudah jadi KPK…..

  8. kucingkembar says:

    Adu… baca judulnya, kirain topik makanan… Hhihihhii… buat orang South Indian, dosa = rice pancake…šŸ™‚ enak bow!šŸ˜€ Di makan sama sambar dan coconut chutney dan tomato chutney. Enak…šŸ˜€

  9. elkaje says:

    Nah..itu Cing, kalau ngomongin dosa yang itu, aku antusias banget, karena nyata wujudnya, dan enak rasanya. hahaha…kalau ngomong dosa, apalagi ama anak kecil.. nggak tau mau mulai dari mana.

  10. elkaje says:

    kemarin aku liat datanya, dia anak tunggal. Tapi emang aku belum kenal ortunya, jadi… jalan masih panjang mbak.

  11. elkaje says:

    thks pak, kemarin dilema juga, di satu sisi, kita harus menunjukkan kasih, di sisi lain, tidak bisa mentolerir kesalahan macam ini.

  12. elkaje says:

    iya Ed, ntar mau main ke rumahnya, kenalan ama ortunya.

  13. elkaje says:

    iya Ning, aku mau kenalan dulu ama ortunya. karena belum pernah ketemu, ini anak baru sebulan di kelasku

  14. elkaje says:

    iya mas, selalu ada aja anak istimewa di kelasku yang menguras emosi dan tenaga. ini tantangan berat

  15. elkaje says:

    bisa jadi Jo, meskipun dia anak tunggal.. tapi kurang perhatiaan.

  16. elkaje says:

    iya Sri, pelajaran agama tanpa diiringi budipekerti dan pembentukan karakter, gak ada artinya tuh.

  17. kucingkembar says:

    elkaje said: Nah..itu Cing, kalau ngomongin dosa yang itu, aku antusias banget, karena nyata wujudnya, dan enak rasanya. hahaha…kalau ngomong dosa, apalagi ama anak kecil.. nggak tau mau mulai dari mana.

    Wahahhaaaa… Ci Ine udah nyicipin juga? Saya waktu itu pertama kali cicip di Malaysia, namanya Tose… mungkin takut kuwalat kali ya… para Mamak (South Indian Muslims) untuk jualan dan kasih makan orang “Dosa.” Wah… memang enak itu Tose/Dosa. Enak betul. Apalagi kalau coconut chutney-nya segar. Mantabh laaaaaaaa…. Buat dosa yang lain, saya nggak ikutan ya Ci….šŸ˜€

  18. elkaje says:

    udah..beberapa tahun lalu di restoran india. kayaknya Lisa (Aprilisa) pernah posting resep juga. pingin sih skali2 nyoba resep india.. belum pernah masak sendiri.hehe.. mangkanya cing, kalau dosa yang gak ada wujudnya itu, susah di omongin ya.. wis gak usah ikutan dah. haha…

  19. mayaekt says:

    kalo dia tidak merasa bersalah, jangan2 ada sedikit klepto, ci…. perlu di selidiki juga tuh…. kasihan ya…..

  20. anti5du3 says:

    Bukan Salah Bunda Mengandung atau Salah Asuhan…tapi memang begitulah prototype anak sekarang mbak…kudu perhatian lebih dalam mendidik dan mengawasi perkembangan mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s