Wajah Kereta api kita 4 : Dijaga Cleaning Service

2 hari lalu terjadi kecelakaan kereta vs mobil tangki pengangkut 24.000 L premium di Bintaro. Mengerikan dan menyedihkan kalau dengar berita macam ini.

Konon sejak dirut PT KAI nya Ignatius Jonan, banyak hal di benahi, sehingga bisa menekan angka kecelakaan Kereta api.

Minggu lalu aku ke Bandung untuk satu rapat kerja. Beberapa orang pergi naik mobil dari Jakarta. Karena susah janjian ketemuan di Jakarta, karena kami berasal dari berbagai penjuru, maka aku memutuskan berangkat sendiri naik Travel ke Bandung.  Selesai rapat, karena masih jam 15.00, aku pulang pilih naik kereta, karena mempertimbangkan macet di jalan tol Cikampek Jakarta pas di jam orang pulang kerja. Pilihanku tak salah, aku tiba di gambir jam 19.15, temanku yang naik travel masih berada di tol Cibitung. Dari gambir naik Transjakarta, sebelum jam 20.00 aku sudah sampai di rumah.

Sudah lama tidak naik KA, jadi kali ini saat antri tiket, aku perlu bertanya pada orang yang antri. Di depanku ada sekitar 6 orang yang akan beli tiket. Berapa harga tiket Bandung – Jakarta? kalau yang ekonomi Rp 65.000 pake kipas angin.

Yang eksekutif Rp 70 ribu, 80 ribu dan 90 ribu. Apa bedanya?  Kata si bapak yang antre di depanku, gerbong paling depan 70 ribu, gerbong berikutnya 80 ribu, belakangnya lagi 90 ribu. Kenapa di  bedakan? kata si bapak lagi… resikonya kali buuuu….

Setelah si bapak selesai dapat tiket, beliau bilang… “yang 70 ribu tinggal 1 tempat duduk saja bu. ”  Ya… aku bersama beberapa teman, perlu 5 buah tiket. Beli tiket perlu menyertakan KTP, karena nama di KTP akan di cantumkan di tiket. Dapat tiket yang harga Rp. 80.000

Masuk ke peron dalam, waktu menunjukkan tiket, juga di periksa lagi KTPnya.

Suasana dalam gerbong, bersih meski ini bukan gerbong baru. sandaran tangan tempat dudukku, agak longgar, tapi tidak mengganggu. Jadwal berangkat kereta tepat waktu.

Tak lama jalan, ada suara “pletaaak” di jendela belakangku. Ada penduduk yang melempar batu. Hah… masih jugaaa… aku perhatikan di beberapa jendela, retak retak karena timpukan batu.  Iseng banget nih orang, sarap, senengnya kog merusak fasilitas umum.

Selama kereta berjalan, ada petugas cleaning service mondar mandir, untuk menjaga kebersihan gerbong. Memungut tissue jatuh, kalau ada botol air minum yang sudah kosong, dia akan membuangkan ke kantong sampah. Toilet nya masih toilet khas kereta dengan WC jongkok, tetapi bersih, tidak ada jejak aroma nyegrak.

Si ibu petugas cleaning service ini duduknya di pintu gerbong dekat toilet, jadi ketika aku selesai memakai toilet, dia memeriksanya, mungkin kalau tidak bersih menyiram, dia akan menjaga supaya tetap bersih.

Tiba di gambir, ibu petugas cleaning service ini yang membukakan pintu dan mempersilakan penumpang keluar.

Wajah kereta api kita 1

Wajah kereta api kita 2: teriakan pedagang asongan

Wajah kereta api kita 3 : KRL Bogor

This entry was posted in Liputan dan Opini and tagged , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to Wajah Kereta api kita 4 : Dijaga Cleaning Service

  1. ibuseno says:

    Duh aku udha lama juga gak naek kereta jauh2, sejak Pak Jonan memimpin ini ya baru kemaren ini naik KA CL .. mau cerita juga ah, stasiun2nya skrng jg jauh lebih bagus dan rapi ya Cik Ine..

  2. ine elkaje says:

    iya.. stasiun yang kuinjak kemarin cuma stasiun bandung dan stasiun gambir. terasa lebih bersih Cho. antri tiket juga tertib.

  3. nengwie says:

    Terakhir naik KA waktu ke Jogja bareng ibu…pertama kaget dengan kondisi KA Argo Willis, ko kacanya banyak yg retak-retak..akhirnya ngeh juga pas teman cerita dan tambah ngeeh setelah baca postingan Mbak Ine.

    • ine elkaje says:

      iya tuh Wie, apa salahnya Kereta, pake di lempari batu. merusak… juga membuat deg2an penumpangnya. coba kalau sampe bener2 pecah kacanya, batunya kan bisa kena penumpang.

  4. eddyjp says:

    70 ribu lebih dekat dengan sorga🙂

    • ine elkaje says:

      hahaha… gak tahu tuh, kenapa dibuat begitu harganya.
      tapi aku optimis kog Ed, di bawah pak Jonan, PT KAI terus berbenah dan makin baik pelayanan dan standart kerja, sehingga kecelakaan karena kecerobohan pekeerja KA bisa dihindari.

  5. enkoos says:

    Denger denger yang kereta api jarak jauh pelayanannya juga lebih bagus. Tiket kereta api ekonomi bisa dipesan. Gak ada tiket berdiri lagi. Jadi kalau dah abis, ya gak dijual lagi tiketnya. Asik kan.

    • ine elkaje says:

      bener Vi, lebaran kemarin kan sudah ndak ada lagi orang yang berebutan masuk kereta dan duduk di atap, semua tertib masuk gerbong dan semua dapat tempat duduk. KA sekarang sudah jauh lebih manusiawi. semoga masyarakat bisa makin menghargainya.

  6. Yang aku ngga tahu kok ya ada orang yang demennya merusak fasilitas publik… nyebelin tenan yo….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s