Jangan-jangan ada yang kleptomania khusus di kantor

Setelah pernah cerita soal sendok, kali ini pisau.

Di tempat kerja, pisau merupakan barang penting. di area produksi, pisau dibedakan pemakaiannya, untuk pisau adonan dan pisau roti. semuanya berukuran besar. Nah, kadang2 tuh ya, orang suka masa bodoh, saat pisaunya tidak ketemu… main ambil aja pisau yang kegunaannya udah dibedakan.
Pernah juga pisau di pantry office, diambil untuk dipakai produksi. kebetulan ketahuan olehku saat inspeksi.. jadi selametlah itu pisau.

Sebagai gambaran… office ada di mezanin, yang mondar mandir ke atas, umumnya hanya staf admin. sementara pabrik di lantai bawah… jarang naik ke lantai atas. nah.. waktu itu aku sudah bilang, bahwa pantry itu yang mengisi barang adalah aku…barang2 pribadiku yang boleh di pakai bersama, tapi gak boleh dibawa pergi keluar pantry. tujuanku mengisi pantry, karena anak2 office kadang2 masak makan siang bersama. aku sendiri juga sering masak di situ, jadi enaklah kalau pantrynya lengkap.

Jumat kemarin, aku kehilangan pisau untuk kesekian kalinya. Mau marah… udah gak sempat lagi, karena banyak antrean kerjaan yang harus segera diselesaikan.
Ceritanya nih, teamku sedang melakukan test rasa, maka aku mengeluarkan pisauku, pisau roti pendek bergerigi, setelah test, sisa2 roti dan filling, disingkirkan. Pisau masih tergeletak di meja meeting. Aku masih meneruskan pembahasan dengan 2 orang di situ, setelah selesai, kami bubaran. Pisau kulupakan di situ.

Siang, setelah bikin brownies (iseng…karena ada sisa filling cokelat, daripada ntar rusak berjamur, kubikin brownies, untuk makan karyawan) aku mau potong2 tuh brownies, karena dibikin di loyang besar. Pisau mana pisau…? tak ada yang tahu. Tanya cleaning service, OB, orang admin karena meja kerjanya dekat dengan pintu ruang meeting… tak ada yang tahu. hah…kebangetan beneran dah. ini kesekian kalinya aku kehilangan pisau. yang terakhir ini yang bikin aku pingin ngamuk, karena ini pisau Victorinox kesayanganku.

Sebelumnya, setahun lalu, ada acara buka puasa bersama, anak2 office bikin es buah sendiri, pinjam pisau, aku pinjami pisauku…lupa apa merknya, tapi ini pisau yang dibeli dijepang. Hilang juga.

aku hitung2, sudah 5 pisau hilang di kantor. dulu salah satu managerku bilang, makanya di kasi nama… trus semua barang aku kasi nama, bolpen, penggaris, stapler, penghapus…semua muanya ada nama. Meskipun alat tulis itu tak pernah keluar dari ruanganku, pokoknya ada nama. dan bener, suatu saat bolpenku tertinggal di meja salah satu staf, besok pagi, bolpen itu kembali.

Nah, pisau.. juga di beri nama, gak main2 kasi namanya, bukan cuma pakai spidol, ada yang di grafir oleh teknisiku, hilang juga. Entahlah… kenapa aku sering kehilangan pisau di kantor. sementara cutter, baik yang besar maupun yang kecil, aman2 aja, meski sering juga dipinjam sana sini, selalu balik tak pernah hilang.

Herannya lagi, aku belikan selusin pisau harganya 48.000. bener..beli di pasar ikan, pisau murah, lumayan lah buat motong sesuatu…cuma umur ketajamannya saja yang pendek… itu pisau utuh, masih bertengger di pantry, tak pernah ada yang mengambil.

Tapi pisauku…. huh…. jangan2 di kantor ada kleptomania khusus pisauku…

Sore ini, aku baca postingan di sini

ternyata ada presiden kleptomania.. hahaha.. ngakak juga liat videonya. Coba tuh sipengambil pisau bisa ke shoot macam ini…

This entry was posted in Ngalor_Ngidul and tagged . Bookmark the permalink.

8 Responses to Jangan-jangan ada yang kleptomania khusus di kantor

  1. yungmeung says:

    Sip Bu! Maksudnya artikel Ibu sangat hidup, penuh emosi. Wajar sih, sudah 5 pisau hilang. Orang yang mengambil pasti bukan mencari kekayaan, tapi motif lainnya. Hehehe…. Ada rasa prihatin juga saya. Ayo terus menulis Bu.

  2. Jadi inget duluuuu waktu tokonya Mamiku masih banyak orang, sampe dikunciin pantrynya… gelas cantik, sendok cantik dll semua ada aja yg hilang, hilangnya cuma satu lagi (keliatan emang liat cantik, tapi ga berani ambil satu set) emang gemes banget ya apalagi ngebayangin pisau Victorinox yg hilang o_o
    Ngomong-ngomong klepto waktu lagi liburan ke Cina, salah satu orang di rombongan komentar kalo tatakan sumpit berbentuk bebek kecil cantik ya, eh beneran diambil satu loh buat pajangan karena pas selesai liburan main ke rumahnya, si bebek sudah terpajang cantik di lemari pajangan rumahnya.

    • ine elkaje says:

      nah…itu makin menjengkelkan, kalau satu set, hilang satu. akan lebih menjengkelkan lagi, hilang satu set semuanya. hahaha…
      emang ya, soal cerita tatakan sumpit itu, kadang ada yang malah bangga lho bisa membawa pulang sesuatu tanpa ketahuan. ngenes ya

      • Iyaaa bener banget Ci, sampe skrg masih ada tuh set2annya si Mamiku tapi gak pernah dikeluarin lg, udh kadung sebel dia hehehe.
        Dan iya pas ditanya bebek itu bukannya yg d Cina, si tante bangga bilang anaknya yg ambil. Keluarga ini juga naik pesawat, sampe sesendok2nya dr airline itu dimasukin tas… bantal kecil senderan kepala juga *geleng2*

  3. winnymarch says:

    ih paling males bu kalau ada klepto dulu pernah ada teman yang klepto juga

  4. Geleng-geleng kepala melihat videonya.
    Kleptomania memang bisa dibilang penyakit kejiwaan. Pelakunya merasa gak bersalah sedikitpun saat berbuat yang merugikan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s