Ciptakan bahagia kecil

Sejak ojek online merebak, aku banyak  memanfaatkannya, baik untuk go-ride, go-food atau go-mart.

Tempo hari aku ke Semarang, karena pas libur long week end, jalanan macet di mana-mana. Untuk beli oleh-oleh, cukup pesan go-food  dari berbagai penjuru kota.

Nikmat sekali, tak perlu antri, tak perlu cari parkir, sambil bisa melakukan aktivitas lain. Yang paling ku syukuri tuh, belanja seperlunya bisa tercapai. Hehehe… klo ke toko kan biasa liat ini pengen liat itu pengen…jadi yang di beli bisa diluar yang diperkirakan. Semua ini berkat go- jek.

Dulu sering kami harus mengantar atau menjemput anak2 ke halte busway, atau ke mal, atau ke gereja.  Sejak ada  go-jek /grab/uber, tugas antar jemput anak makin berkurang. Karena mereka merasa aman dan nyaman pakai ojek online atau taksi online.

Aku berpesan, begitu dapat ojek/taksi. Tolong di screenshoot dan kirim ke aku, naik kendaraan apa, identitas sopirnya. Ya.. hanya untuk tahu dan bisa monitor mereka sudah dapat kendaraan belum.

Trus, aku juga nyuruh anak-anak jangan segan kasi tip ke tukang ojek, apakah itu naik ojeknya atau pesan makanan/belanjaan, setidaknya 5.000-10.000. Di aplikasi memang bisa kasi tip jika kita bayar dengan go-pay, tapi aku suruh mereka kasi langsung tunai saja.

Dengan memberikan tunai, akan langsung berasa bagi pemberi dan penerima. Ada interaksi yang terasakan.

Kemarin Rachel cerita tukang ojeknya menolak di beri tip dengan bilang “gak usah dik… uangnya buat adik saja, kan adik masih sekolah”

Rachel bilang “gak apa-apa pak, mama saya yang suruh, kalau naik ojek supaya kasi tip” barulah si bapak mau terima.

Apa yang kamu rasakan Nak?

Terharu, masih ketemu ada orang yang tulus dan baik hati macam si bapak ojek itu.

Si bapak ojek juga mungkin berasa hangat hatinya, karena penumpang menghargainya.

Advertisements
This entry was posted in Opini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Ciptakan bahagia kecil

  1. Saya jadi ingat waktu remaja dulu, Papa lah yang antar ke mana-mana karena merasa anak ceweknya naik taksi dan ojek nggak aman. Sekarang sih udah ada Uber kalau lagi pulang berkunjung, pasti naik Uber juga karena bisa dipantau dan merasa nyaman. Dan Mami saya persis sama Ci Ine. Kalau kami naik kendaraan umum pasti dibekalkan uang receh untuk kasih tip buat supirnya 😊

  2. nyonyasepatu says:

    Baik sekali ya drivernya 👍🏼

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s